EKONOMI
Telkom Benarkan BGN akan Berkantor di Graha Merah Putih
Ringkasan Berita
Anak usaha Telkom Group, Telkom Landmark Tower merespons kabar Gedung Graha Merah Putih di Jalan Gatot Subroto yang akan dijadikan kantor Badan Gizi Nasional (BGN). Kabar yang menggema di lini masa media sosial itu bahkan sudah dibahas dalam Rapat BGN bersama DPR, Kamis (3/9/2026).
JAKARTA, mading.com - Anak usaha Telkom Group, Telkom Landmark Tower merespons kabar Gedung Graha Merah Putih di Jalan Gatot Subroto yang akan dijadikan kantor Badan Gizi Nasional (BGN). Kabar yang menggema di lini masa media sosial itu bahkan sudah dibahas dalam Rapat BGN bersama DPR, Kamis (3/9/2026).
Kantor Graha Merah Putih yang berada satu area di The Telkom Hub rencananya akan menjadi kantor BGN. BGN sebelumnya berkantor di wilayah Kebon Sirih, namun kantor tersebut ditempati dengan skema sewa.
Berdasarkan informasi, karyawan BGN sudah mulai direlokasi ke Graha Merah Putih. Merespons hal itu, Direktur Utama TLT Suratman menjelaskan bahwa kepindahan karyawan BGN dan menempati Graha Merah Putih merupakan rencana optimalisasi salah satu gedung yang dikelola oleh PT Telkom Landmark Tower (TLT) sebagai bagian dari TelkomGroup. "Sebagai perusahaan pengelola properti di lingkungan TelkomGroup, PT Telkom Landmark Tower memiliki tanggung jawab untuk menjalankan program optimalisasi aset," ujar Suratman dalam keterangannya, Kamis.
Suratman menjelaskan, penggunaan Graha Merah Putih sebagai Kantor BGN juga bagian dari optimalisasi aset. Hal ini juga merupakan bagian dari tata kelola perusahaan TLT. "Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi dari aset yang kami kelola, tentunya dengan tetap berpedoman pada prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan seluruh ketentuan bisnis yang berlaku,"
Suratman menambahkan, dipilihnya Graha Merah Putih sebagai kantor BGN ini merupakan bagian dari program konsolidasi dan efisiensi ruang kerja yang memang sudah berjalan di lingkungan Telkom Group. Suratman memastikan seluruh proses perencanaan dan pelaksanaannya dilakukan secara terukur dan bertahap. "Kami memastikan bahwa program ini tidak akan mengganggu kelancaran operasional layanan kami kepada pelanggan, serta tidak akan berdampak pada hubungan kerja karyawan," ucapnya.
Telkom berkomitmen penuh untuk menjaga kepastian dan keberlangsungan kegiatan para tenant yang saat ini berada di gedung-gedung mereka. Setiap proses akan dilakukan secara tertib, transparan, dan sesuai dengan tata kelola perusahaan. "Untuk setiap potensi kerja sama dengan pihak manapun, termasuk dengan instansi pemerintah, kami pastikan akan mengikuti seluruh prosedur dan regulasi yang berlaku," pungkas Suratman.
Kantor Graha Merah Putih yang berada satu area di The Telkom Hub rencananya akan menjadi kantor BGN. BGN sebelumnya berkantor di wilayah Kebon Sirih, namun kantor tersebut ditempati dengan skema sewa.
Berdasarkan informasi, karyawan BGN sudah mulai direlokasi ke Graha Merah Putih. Merespons hal itu, Direktur Utama TLT Suratman menjelaskan bahwa kepindahan karyawan BGN dan menempati Graha Merah Putih merupakan rencana optimalisasi salah satu gedung yang dikelola oleh PT Telkom Landmark Tower (TLT) sebagai bagian dari TelkomGroup. "Sebagai perusahaan pengelola properti di lingkungan TelkomGroup, PT Telkom Landmark Tower memiliki tanggung jawab untuk menjalankan program optimalisasi aset," ujar Suratman dalam keterangannya, Kamis.
Suratman menjelaskan, penggunaan Graha Merah Putih sebagai Kantor BGN juga bagian dari optimalisasi aset. Hal ini juga merupakan bagian dari tata kelola perusahaan TLT. "Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi dari aset yang kami kelola, tentunya dengan tetap berpedoman pada prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan seluruh ketentuan bisnis yang berlaku,"
Suratman menambahkan, dipilihnya Graha Merah Putih sebagai kantor BGN ini merupakan bagian dari program konsolidasi dan efisiensi ruang kerja yang memang sudah berjalan di lingkungan Telkom Group. Suratman memastikan seluruh proses perencanaan dan pelaksanaannya dilakukan secara terukur dan bertahap. "Kami memastikan bahwa program ini tidak akan mengganggu kelancaran operasional layanan kami kepada pelanggan, serta tidak akan berdampak pada hubungan kerja karyawan," ucapnya.
Telkom berkomitmen penuh untuk menjaga kepastian dan keberlangsungan kegiatan para tenant yang saat ini berada di gedung-gedung mereka. Setiap proses akan dilakukan secara tertib, transparan, dan sesuai dengan tata kelola perusahaan. "Untuk setiap potensi kerja sama dengan pihak manapun, termasuk dengan instansi pemerintah, kami pastikan akan mengikuti seluruh prosedur dan regulasi yang berlaku," pungkas Suratman.